Penilaian REKT Kepada Wann dan Vaanstrong

REKT Menilai Wann dan Vaanstrong

Perbedaan antara Wann dan Vaanstrong adalah pertanyaan bagi banyak orang. Apalagi keduanya kini memiliki posisi yang sama seperti di EVOS Legends. Di MPL ID Season 8, White Tiger memang kehilangan midlaner/support andalannya yang menjadi MVP musim lalu, Luminer. Pemain memilih untuk beristirahat lagi.

Sebagai gantinya, EVOS Legends mendapat kekuatan baru, yaitu Wann yang kembali dari istirahat dan Vaanstrong direkrut dari Aura Fire. Namun, dengan datangnya dua pemain di atas, akhirnya muncul kebingungan baru. Siapa yang akan menjadi midlaner/support utama.

Wann Tidak Lagi Menjadi jungler sebab Ferxiic

Kemampuan on-fire Ferxiic membuat Wann harus berkorban untuk comeback-nya. Dia sekarang diplot untuk menjadi midlaner. Beruntung bagi Wann, di META saat ini midlaner memiliki role yang tidak jauh berbeda dengan saat ia masih sering bermain core mage di season 4. Jadi adaptasinya tidak memakan waktu lama.

Wann bahkan menjadi pilihan pertama di NMA Season 3 saat EVOS Legends menang, dan bermain di pertandingan pertama tim di MPL ID Season 8 melawan Bigetron Alpha.

Jam Terbang Vaanstrong dan Juga bermain Bagus

 

Vaanstrong evos

 

Tidak seperti Wann, Vaanstrong dapat mengatakan bahwa dia telah bermain lebih lama dalam peran ini. Hal ini otomatis membuat kumpulan hero pemain jauh lebih luas dalam bermain midlaner. Kekuatan Vaanstrong juga terlihat saat ia terpilih bermain saat EVOS Legends mengalahkan Aura Fire 2-0. Menghadapi mantan tim, Vaanstrong tampil maksimal menggunakan Harley dan Pharsa.

Ia seolah membuktikan bahwa ia memiliki kualitas untuk bermain dengan EVOS Legends. Usai pertandingan, ONE Esports dan media lainnya berkesempatan untuk mewawancarai kapten EVOS Legends, REKT. Dia mengungkapkan perbedaan antara Wann dan Vaanstrong. Selain itu, ia juga mengatakan tentang perbedaan pola pikir bermain midlaner.

Recommendation for You  Lemon Rehat Di Mobile Legends Beralih Ke Wild Rift

“Beda sekali. Wann itu seperti gameplay mekanik tinggi, yaitu fast hand. Kalau Vaanstrong lebih ke arah positioning. Dia seperti Renbo, positioning banget,” jelas REKT. “Jika Anda mengambil sisi buruk, itu akan sulit (bermain dengan midlaner yang berbeda). Pemain memiliki sisi buruk. Saya hanya melihat sisi baiknya saja. Misalnya Luminer di A, Wann di B. Vaanstrong di C, saya ambil yang bagus saja. Ini keuntungan bagi saya untuk mengelola,” tambahnya.